Senin, 10 Maret 2008

sore-sore

Sore-sore, Kuningan pun macet kembali, Layaknya hari-hari lalu, seakan kendaraan tak pernah mati
Seperti mencari gara-gara, saya dan teman pun turun; Tak ada hujan dan tak ada burung
Mencari makan; untuk mengisi perut yang keroncongan
Ketika waktu pulang tiba, kami terkejut bersama
Bus-bus penuh sesak dengan orang, seolah meledek kami dengan menampang
Cukup lama berdiri, sambil menanti
Putusanmu tiba, untuk kembali dengan angkutan yang tak biasa
Pengusir rasa waswas karena uang, telpon pun saya terima tak terbayang...
Untuk sebuah mimpi yang menjadi rasa syukur di dalam hati...