This black page in history is not colourfast, will stain the next. All what remains is just a feint of what was meant to be. This black page in history is not colourfast, will stain the next and nothing seems in life in dreams like what was meant to be.
--epica
Kok, kita begitu konyol ya? Saling berhadapan dan saling bertatapan malah tak mengeluarkan satu kata pun. Apa ada yang salah dengan kata-kata? Atau mulutmu yang bisu? Atau aku yang yang bingung memulai kata-kata. Jujur, kata-kata itu seperti melesat di udara. Kalau matamu tajam seperti mata elang, pasti kau melihat kata-kata itu bertebaran. Sayang, matamu bukan elang. Jadi, kata-kata itu tak sampai.
Lalu, aku berbalik sebentar dan kau beranjak pergi, tanpa kata-kata yang keluar dari mulutmu. Hanya kilatan matamu yang tertangkap olehku ketika kau sudah menjauh. Kilatan yang berkata, "Jangan membuatku beranjak. Bicaralah kepadaku."
Aku diam. Kau diam. Lalu, kau berlalu. Aku pun berlalu.





































0 komentar:
Poskan Komentar