Rabu, 29 Juli 2009

Hip-hip Horraaaaaayyyy!!!

Tanggal deadline ujian akhir menari-nari di hadapan saya. Kepala saya pening tiap kali melihat tanggal itu. Rasanya, saya ikut-ikutan berputar-putar hingga saya harus terbaring di tempat tidur karena kepala saya yang berputar tujuh keliling. Aduh. Rasa mual tiap kali bergerak. Bahkan, mual semakin terasa tiap kali saya terpejam. Ihh, apaan sih ini? Baru kali ini lhoo saya mengalami hal seperti itu. Putar. Putar. Putar. Putar. Seperti naik komidi putar. Saya mau nangis. Kok bisa-bisanya sih kepala saya berputar di saat terkejar deadline. Seharusnya, nanti aja kalau semua udah kelar.

Sebelumnya, beberapa hari menjelang pengumuman tanggal deadline ujian yang masuk, saya sakit. Panas dingin, flu, dan lain-lain. Saya sempat minta libur, bukan cuti, untuk menyelesaikan tugas akhir saya. Konon, cukup ngumpulin dulu dan tercatat namanya di lembar ujian yang akan masuk. Setelah tercatat, boleh ada perbaikan. Ya sudah karena tak sanggup, barulah ngumpul. Tak tahunya, ketika lagi heboh dengan ngetak-ngetik ujian akhir, banyak teman yang sudah masukin dan tinggal nunggu jadwal. Ya ampun, saya belum bereeees!!! Pegimane ini??? teman saya mengingatkan saya lewat telepon, YM, dan info di milis. "Woiii, cepetan kumpulin. Kalo kelamaan, gak dapet tanggal!!!" Begitu pesannya yang membuat saya merinding.

Pas hari deadline, saya bangun pagi-pagi untuk mengejar dosen dan masih bimbingan lagi. Rasanya mau nangis karena malam belum tidur dan harus bangun pagi untuk mengejar dosen. Siangnya ke kampus lagi dan mengetik lagi yang kurang-kurang. Setelah beres, baru deh kopi empat jilid dan dikumpul.

Konon nama saya yang sudah tercantum di papan malah tergeser. Tergeser. Tergeser hingga saya panik, "Ujian kapan?" Hari Jumat sore pun, saya belum mendapat penguji yang siap. Masih harus menunggu. Jadwal pun ngeri kalau tergeser lagi. Lama banget saya deg-degan. Hari Sabtu, saya kembali lagi dan melihat jadwal lagi. Alhamdulillah, hati senang karena jadwal pun sudah oke.

Ketika hari kebesaran itu datang, ohmigod...saya degdegan tentunya. Apalagi, saya yang pertama duduk di kursi panas. Yang biasanya gak pede, saya paksa untuk pede. Doa saya, "Dear God, buat saya pede dooong." Doa teraniaya biasanya terkabul. Ketika teman saya nonton, katanya saya terlihat pede. Wuihihihihihihi...tak lama menunggu, akhirnya saya dipanggil deh. Ketua sidang mengatakan kelulusan saya dan memberi saya selamat. BAHAGIAAAA!!! Sayangnya, Pak Pembimbing yang saya kejar-kejar itu malah tak hadir.

Di luar ruangan, rasanya senang sekali. Bisa nyanyi. Bisa ketawa-tawa. Bisa menebar-nebar kebahagiaan. Rasanya, kalau jalan, enteng tanpa beban. Hmm...indah bener. So, apakah sesi-sesi menjelang ujian akhir ini akan berulang?

Hmm...Tunggu tanggal mainnya. Mungkin akan ada kelanjutannya untuk yang ketiga kali, empat kali, lima kali, enam kali, tujuh kali, delapan kali, dan seterusnya. Kan kita harus belajar terus dan semangat. Iya gak, coy??!!!

Rabu, 01 Juli 2009

don't listen what they said, babe....


There's someone who speak out loud that Missy call him a boss. The other side, there's someone that Missy love secretly. The boss talked to Missy, "You'll get married soon."

With smile, Missy said, "With whom?"

"Someone always pick you up after work," said the boss certainly. There're people support what he said.

Missy laughing. "Who pick me up? I never feel someone pick me up, except a taxi driver." She laughing again. Hahahahaha...

The boss said again with high tone, "Don't be like that, Missy. If you said that, you will break up."

Missy speechless. She can't say anything. She just smile, big smile.

The boss move away and Missy just silence. She get dizzy cause worry about the boss said. If she can turn back time when the boss said, it's mean that she has boyfriend and will get married soon. But, unfortunately, in the other side and the other edge, there is someone that she expected. That's someone so quiet in the edge of the office. He quietly write something, and maybe heard what they said.

"Oh, God," Missy take a deep breath. With hurried, she open her facebook and write something in her status.

"Don't listen what they said, babe...I am still single and available for you."

Suddenly, he don't appear for a long time. Missy have to take a depth breath--again.